Umum

Pemanfaatan Daun Tapak Dara Untuk Kanker

Tahukah Anda tanaman hias yang banyak Anda jumpai di pekarangan juga bisa menjadi obat kanker. Seperti halnya pada tanaman tapak dara. tanaman berbunga kecil dengan kelopak 5 ini rupanya memiliki sejumlah khasiat. Termasuk di antaranya manfaat daun tapak dara untuk kanker yang kami kutip dari laman deherba.com.

Tanaman dengan nama latin Catharanthus roseus ini memang sudah lama dikenal sebagai bahan untuk pengobatan tradisional. Mulai dari diabetes, tekanan darah tinggi, masalah ginjal, disentri, perdarahan sampai yang terakhir adalah untuk terapi kanker.

Manfaat Daun Tapak Dara Dan Khasiatnya Pada Kanker

Bagaimana tanaman tapak dara baik untuk atasi kanker? Ini terkuak sejak ditemukannya kandungan alkaloid yang tidak lazim Anda jumpai pada tanaman herbal lain. Dalam tapak dara Anda dapat temukan setidaknya 70 alkaloid. Dan di antaranya merupakan jenis alkaloid unik yang bekerja efektif dalam pengobatan kanker.

Adapun jenis jenis alkaloid yang dapat bekerja sebagai anti kanker tersebut merupakan jenis alkaloid vinka seperti vinblastine dan vincristine. Kedua jenis alkaloid ini sangat efektif untuk membantu meredam pertumbuhan kanker.

Vinblastine adalah jenis alkaloid yang bekerja sebagai anti mikrotubulus. Ini adalah kemampuan untuk mencegah terbentuknya pembelahan diri berlebihan pada sel. Alih alih justru senyawa alkaloid ini akan mensuport proses apoptosis atau dorongan untuk sel yang telah rusak membunuh dirinya sendiri.

Vinblastine sendiri sudah dapat Anda jumpai dalam pengobatan medis untuk sejumlah jenis kanker. Senyawa vinblastine hasil ekstraksi akan bekerja sebagai terapi kanker limfoma hodgkin, limfoma non-hodgkin, kanker testis, kanker paru paru, kanker melanoma, kanker kandung kemih, sarkoma dan lain sebagainya.

Kemudian selain Vinblastine, Anda juga bisa temukan kandungan alkaloid lain yakni Vincristine. Senyawa ini bekerja pada siklus sel yang juga bekerja mengendalikan fungsi pembelahan diri. Ini akan efektif menghentikan proses pembelahan diri dan duplikasi yang berlebihan.

Tidak hanya Vinblastine, Vincristine  juga bisa Anda temukan dalam pengobatan kanker modern. Ekstraksi alami dari alkaloid ini dapat bekerja untuk terapi leukemia, kanker tiroid, neuroblastoma,, multiple myeloma, sarkoma Ewing dan banyak lagi.

Selain kedua jenis alkaloid tadi, Anda juga bisa menemukan jenis alkaloid lain dalam tanaman tapak dara. Seluruhnya dapat bekerja membantu proses penyembuhan kanker. Beberapa jenis alkaloid tersebut antara lain adalah catharanthine, thachunine, vinflunine, dan vinorelbine. Menjadi alasan utama bagaimana kinerja tapak dara untuk kanker.

Bagaimana Membuat Ramuan Resep Herbal Tapak Dara Untuk Kanker?

Pemanfaatan Daun Tapak Dara Untuk Kanker

Untuk mendapatkan hasil optimal mengatasi kanker dengan daun tapak dara, Anda bisa coba resep herbal berbahan daun tapak dara berikut ini.

Siapkan daun tapak dara yang segar segenggam kemudian bersihkan pada air mengalir. Sobek menjadi kecil kecil daun tapak dara, lalu jemur di bawah sinar matahari terik sampai benar benar dalam kondisi kering.

Setelah daun tapak dara kering, seduh daun tapak dara kering ini dengan air panas. Lakukan seperti menyeduh teh hangat. Diamkan sesaat daun tapak dara kering tadi dalam seduhan. Lalu segera minum air seduhan selagi hangat. Ulangi setidaknya 3 kali dalam sehari.

Pilihan lain adalah dengan merebus daun tapak dara dalam kondisi segar. Masak daun tapak dara sampai air rebusan terlihat menguning. Saring dan tambahkan madu, sebelum air rebusan tersebut siap untuk Anda konsumsi. dengan rutin 3 kali sehari.

Itulah gambaran soal bagaimana mendapatkan manfaat daun tapak dara untuk kanker. Terapi tapak dara untuk kanker akan efektif setelah terapi Anda jalankan dalam waktu tertentu. Ini sulit untuk bekerja dengan cepat.